Senin, 29 Desember 2014

Pentingnya Manajemen Waktu dalam Islam

Firman Allah SWT:
“Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.” (QS. Al-Furqan/ 25:62)
Dalam ajaran Islam, ciri-ciri seorang muslim adalah seseorang yang menghargai waktu. Seorang muslim yang baik tidak perlu unutk disuruh mengatur waktunya, ia akan mengatur waktunya tanpa suruhan orang lain.
Menurut Yusuf Qardhawi, mengapa begitu pentingnya umat Islam, untuk mempelajari manajemen waktu adalah karana hal-hal sebagai berikut:
1. Ajaran Islam begitu besar perhatiannya terhadap waktu, baik yang diamanatkan dalam Al Qur’an maupun As Sunnah;
2. Dalam sejarah orang-orang Muslim generasi pertama, terungkap, bahwa mereka sangat memperhatikan waktu dibandingkan generasi berikutnya, sehingga mereka mampu menghasilkan sejumlah ilmu yang bermanfaat dan sebuah peradaban yang mengakar kokoh dengan panji yang menjulang tinggi;
3. Kondisi real, kaum Muslimin, belakangan ini justru berbalikan dengan generasi pertama dahulu, yakni cenderung lebih senang membuang-buang waktu, sehingga kita tidak mampu berbuat banyak dalam menyejahterakan dunia sebagaimana mestinya, dan tidak pula berbuat untuk akhirat sebagaimana harusnya, dan yang terjadi adalah sebaliknya, kita meracuni kehidupan dunia dan akhirat sehingga tidak memperoleh kebaikan dari keduanya.
Jika teman-teman sudah menyadari mengapa begitu penting mengatur waktu ini. Maka lakukanlah yang terbaik dan berguna untuk dunia seakan-akan kita tak akan pernah mati. Dan lakukan lah yang tebaik dan beguna bagi akhirat seakan-akan kita akan mati esok.
Nah penting sekali loh mengatur waktu itu. Maka lakukanlah yang terbaik mulai dari sekarang. Tapi, sebelumnya kita harus mengetahui dulu arti sebenarnya dari waktu. Waktu itu cepat berlalu, seperti yang telah saya jelaskan dipostingan yang kemarin-kemarin. Waktu itu memang cepat sekali berlalu apalagi kalau kita sangat menikmatinya. Tapi sebenarnya nikmatin ga nikamti sama-sama saja, waktu ga akan berubah kok lamanya.  Waktu itu tidak bisa diputar kembali loh teman, sama seperti postingan saya sebelumnya. Alat doraemon itu cuma hayalan, mesin waktu itu tidak ada sama sekali. Maka kalian harus melakukan yang terbaik untuk masa depan yang dari dulu kalian impikan. Dan waktu itu sangat berharga, sama seperti yang telah dijelaskan di postingan sebelumnya yang “Time is Money”. Waktu tuh sama berharga seperti uang. Tidak ada waktu maka tidak akan ada kehidupan. :)
Maka simpulannya, waktu adalah modal yang paling unik yang tidak mungkin dapat diganti dan tidak mungkin dapat disimpan tanpa digunakan, serta tidak mungkin mendapatkan waktu yang dibutuhkan meskipun dengan mengeluarkan biaya ;)
Mengelola waktu sama seperti kita mengelola diri kita dan kita juga mengelola masa depan serta kesuksesan kita di hari mendatang. Ahh, pokoknya kalau kita mengelola waktu, kita mengelola semuanya :D hehe
Dengan demikian, aturlah waktumu mulai dari sekarang ya teman :) Kita sudah punya bekal tentang apa itu waktu, seberapa penting waktu, bagaiman cara memulai mengatur waktu. Nah sekarang kita harus menambahkan niat yamg betul-betul kuat agar dalam pelakasanaanya kita benar-benar disiplin dalam menjalankannya dan menjadikannya sebagi suatu kebiasaan :)
Seorang penulis Manajemen Islami, M. Ahmad Abdul Jawwad, dalam sebuah bukunya, memaparkan kaidah-kaidah aplikatif yang dapat mengantarkan kita kepada kesuksesan mengelola waktu secara bertahap, selangkah demi selangkah hingga pada tingkat mahir dan effektif dalam mengelola waktu dalam 14 (empat belas) langkah. Langkah-langkah tersebut adalah:
1. Analisalah sikap kita terhadap manajemen waktu dan kenalilah sejauh mana kemampuan kita dalam mengelola waktu!
2. Sadarilah nilai dan urgensi waktu, serta sejauh mana kebutuhan kita pada manjemen waktu!
3. Susunlah skala prioritas dan jangan lupa pada kewajiban waktu!
4. Kenalilah hal-hal yang kita butuhkan dalam mengelola waktu secara efektif!
5. Kenalilah hal-hal yang mengganggu manajemen waktu, lalu hindarilah!
6. Perhatikanlah tokoh-tokoh yang berhasil mengelola waktu!
7. Atasilah hal-hal yang dapat menyia-nyiakan waktu!
8. Luruskan persepsi kita yang keliru mengenai efisiensi waktu!
9. Pelajarilah cara mengadakan pertemuan singkat yang membawa hasil optimal!
10. Pelajarilah cara mendelegasikan secara effektif!
11. Pelajarilah cara mengoptimalkan waktu santai/ senggang!
12. Kajilah contoh-contoh aplikatif tentang manajemen dan optimalisasi waktu!
13. Didiklah anak-anak dan orang-orang di sekitar kita untuk menghargai waktu!
14. Latihlah orang lain tentang cara mengoptimalkan pemanfaatan waktu!
Nah, untuk memulai start langkah yang pertama. Kita perlu melakukan analisa diri kita terhadap manajemen waktu. Apakah kita selama ini menghabiskan waktu secara bijaksana atau secara sia-sia. Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur. Agar teman-teman tahu sejauh mana kalian telah menghargai waktu dan mengatur waktu kalian :)
1. Apakah Anda beraktivitas berdasarkan skala prioritas?
2. Apakah Anda melaksanakan kewajiban sepanjang hari?
3. Apakah Anda menangani tugas-tugas sulit dan krusial, tanpa menangguhkan?
4. Apakah Anda menyiapkan rencana harian dan membuat prioritas?
5. Apakah Anda melaksanakan rencana harian pada waktu yang ditentukan?
6. Apakah Anda menggunakan waktu luang secara efisien?
Nah setelah dijawab dengan jujur, kalian tahu sejauh mana kalian telah memanfaatkan waktu dan berapa banyak waktu yang telah terbuang sia-sia. Baru kita melangkah ke langkah yang selanjutnya :) semangat teman-teman untuk membuat masa depan kalian sempurna dan berwarna :)

Rabu, 17 Desember 2014

Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?

Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
Pertanyaan
1. Apakah ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan? 2. Apakah ia akan terlunta-lunta di alam barzakh? 3. Dalam al-Quran disebutkan manusia setelah kematian mengalami perpindahan. Perpindahan di sini maksudnya dari mana ke mana? Dan berada pada zaman apa?
Jawaban Global
Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga permulaan kiamat ia akan menjalani kehidupan di alam barzakh.
Alam barzakh yang terkadang disebut sebagai alam kubur dan alam arwah.  Alam barzakh adalah sebuah alam antara dunia dan akhirat. Dalil adanya alam seperti ini dapat ditemukan pada ayat-ayat al-Quran dan beberapa riwayat.
Jawaban Detil
  1. Nasib manusia setelah kematian adalah sebuah masalah yang senantiasa menyita pikiran manusia dan memotivasinya untuk mencari tahu serta menemukan jawaban yang memuaskan dan argumentatif atas persoalan ini. Di antara sejumlah elaborasi dan penafsiran tentang kematian dan perpindahan ruh kita berhadapan dengan sebuah penafsiran yang terkenal sebagai teori reinkarnasi. Dalam teori reinkarnasi ini yang mengemuka adalah terputusnya hubungan ruh dari badan dan terikatnya ruh dalam bentuk manusia lainnya atau hewan atau makhluk lainnya. Keyakinan semacam ini semenjak masa lalu tersebar semenjak masa lalu pada sebagian belahan dunia. Sebagian filosof India dan Yunani meyakini bahwa ruh manusia setelah keluar dari bentuk pertamanya akan masuk pada bentuk lainnya yang sesuai dengan perilaku dan perangai orang tersebut. Pandangan ini memiliki pendukung dan proponen di pelbagai belahan dunia. Dalam dunia Islam, sebagian filosof dan teolog serta pelbagai aliran lainnya mengikut teori ini. Pada wilayah-wilayah terbatas dunia Arab khususnya Suriah dan Libanon Daruzi (firkah cabang Ismailiyah) dalam amal perbuatannya meyakini teori reinkarnasi.   
Reinkarnasi memiliki tipologi common dengan firkah-firkah Ghulat sepanjang sejarah. Para pemimpin firkah-firkah ekstrem ini melalui pandangan terhadap reinkarnasi yang dianut mereka memperkenalkan diri mereka sebagai imam, nabi dan bahkan Tuhan kepada para pengikutnya.
Orang-orang yang meyakini konsep reinkarnasi terbagai menjadi lima bagian:
  1. Nasukhiyah yang meyakini bahwa manusia setelah kematian maka ruhnya akan mengikut sebuah badan, apabila ia merupakan manusia budiman maka ruhnya akan mengikut badan orang-orang budiman dan apabila ruhnya adalah ruh jahat maka ruhnya akan mengikut badan orang-orang jahat dan ahli maksiat.
  2. Masukhiyyah yang meyakini bahwa ruh manusia setelah kematian apabila ruhnya berasal dari orang-orang budiman maka ruhnya akan mengikut hewan-hewan baik seperti Bulbul, Merpati dan lain sebagainya. Namun apabila ruhnya jahat maka ruhnya akan mengikut pada hewan-hewan buruk seperti anjing, babi dan semisalnya.
  3. Fasukhiyyah yang berpandangan bahwa ruh manusia setelah kematian akan berpindah pada tumbuh-tumbuhan yang baik seperti bunga-bunga, buah-buah atau tumbuhan-tumbuhan pahit dan busuk seperti timun pahit dan semisalnya berdasarkan kebaikan dan keburukan yang dilakukan.
  4. Rasukhiyyah yang meyakini bahwa ruh manusia setelah kematian mengikut jamadat dan jiwa-jiwa baik. Ruh baik dalam keyakinan ini mengikut batu-batuan yang berharga seperti batu-batu permata. Adapun jiwa-jiwa buruk akan mengikut batu-batuan yang buruk.
  5. Kelompok lainnya dari reinkarnasi (tanasukh) adalah orang-orang yang meyakini bahwa ruh manusia pada mulanya mengikut jamadat kemudian tumbuh-tumbuhan dan setelah itu hewan dan kemudian manusia.